Puisi Lantunan Surgawi




Lantunan Surgawi
Seruan melengking dari kalam-Mu itu
Membuat diri terhempas dalam pecutan
Laksana seekor kuda berlari,tanpa penunggang
Diri pun seolah tertampar dengan halusnya panggilan-Mu...
Ya Rabb

Kalimat itu bagaikan melodi sederhana
Namun sungguh menguncang jiwa yang tersamarkan
Bintang petang memancarkan keelokan jingga terakhirnya
Langitpun sesekali meneteskan air mata
Seakan semesta tau guncangan hebat dalam kalbuku
Kanvas berlukiskan alam mulai hilang,termakan gelapnya malam
Dan jujur...mengapa diri ini sesaat tertegun dalam panggilan,tuk jalankan kewajiban
Tapi hati merasa terkunci,
Dalam jeruji tanpa perisai
Terperangkap dengan mudahnya,
Namun sulit tuk beranjak dari cengkramannya

Ketuka...godaan sebutir debu
Mengoyak kesungguhan hati
Seketika kalam-Mu tergoyahkan
Dibisikan angin dingin tanpa rupa,
Menghadang langkah,dalam keraguan

Diri seolah tertahan sesuatu,
Seperti bayangan kosong tanpa kekuatan
Dalam lirih lantunan itu,
Raga terasa,membeku terpaku
Tapi seakan ada dalam surga – Mu ... Ya Rabb
Menahan raga, menghimpit jiwa
Menuju kesunyian, meninggalkan petang

Seiring tenggelamnya suara adzan,
Jiwa pun remuk seakan terhantam
Hingga hati luluh, saat terdengar sayup lantunan surga - Mu
“LAILLAHA  ILLALLAH”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Me and Math

CAMPERNIK Sang Pemantik LIterasi

DILIGENT CHILD